Thursday, December 14, 2006

RCD


Sembilan bulan yang lalu, ketika diterima sebagai salah satu siswa BDP (Broadcasting Development Program) VI TRANS rasanya bangga, senang, semuanya campur jadi satu, terlebih ketika ditempatkan di divisi News. Waktu itu aku adalah salah satu dari 77 bdp6_news yang terdiri dari 40 orang(reporter & campers), 33 orang (PA & researcher) dan 6 orang RCD (Research Creative Development).

Ngomong-ngomong RCD... tau ga sich apa RCD itu ? RCD itu adalah salah satu bagian penting dari news, yang bertugas melakukan analisa kuantitatif dan kualitatif terhadap sebuah program. Data kuantitatifnya berasal dari AGB Nielsen (lembaga media riset Internasional) sedangkan data kualitatifnya berasal dari pengamatan setiap harinya. Dari analisa itu diperoleh kesimpulan dan yang paling penting adalah rekomendasi, agar sebuah program tetap baik dan lebih baik.

Data ini hadir dilantai tiga setiap Rabu. Yang paling seru tuh, para newser berdiri di depan ruang RCD, seperti orang antri tiket pas lebaran, tapi mereka ga mau antri, kebayang ga gimana suasananya... seru! Mereka pengen melihat hasil kerja mereka yang berwujud rating dan share.

Di RCD inilah aku ditempatkan, bersama 5 temans Lilik, Lisa, mba Irene, Aldi, dan Ishak. Begitu kami berenam masuk, keluarga RCD jadi 19 orang dan jadi tambah rame pastinya. Para crew lama begitu ’’menerima’’ kami, sabar mengajari kami yang waktu itu punya ketertarikan dan semangat tinggi. cie.. Makasih ya.. kalian adalah guru-guru yang sangat baik:)

Program pertama yang dipercayakan padaku adalah Reportase Pagi, waktu itu masih tandem sama Neng hingga beberapa bulan sampe akhirnya dilepas sendiri dan Neng ke Reportase Sore (hiks,,, Neng tega ninggalin Heny sendiri).

Terasa banget hingga 7 bulan ditahan (hehehe) di Reportase Pagi. Bangun tidur, langsung nonton tipi durasi 100 menit plus, dicatet lagi, pasti tahulah gimana rasanya. Untunglah wajah presenter-presenternya fresh (yang mana yaaa:p) jadi menyenangkan. Dan yang pasti jadi up-date berita, ga telat informasi dech (dari berbagai station TV bo!).

Setelah 7 bulan itu akhirnya di rolling ke Cerita Pagi. Walau pun dah pindah program tapi masih pagi pagi juga. Tapi gak papalah,,, biar ada variasi gitu. Jadi makin tau program lain. Menambah ilmu, pangalaman, dan tantangan tentunya. Tantangannya adalah menjadikan Cerita Pagi bonus (meneruskan cita-cita Desan). Tapi sudah lima minggu berjalan aku belum bisa mewujudkan. Seandainya bisa melakukan ide tentang Cerita Pagi seperti yang ada dalam pikiranku,,,

Lepas dari tanggung jawabku di RCD, aku diizinkan untuk ikut tandem liputan, belajar jadi reporter sampai akhirnya ditugaskan sendiri dan sempat PTC huehehe. Sempat juga jadi PA (Production Assistant) Reportase Pagi, yang pernah ditinggal master PA (mba Agnes), berdua ma Nunuy sampe ngerasa takut, pusing dan ihhh serem banget dech sampe Mas Divi sang asprod, ikut-ikutan sibuk (maafkan ya mas). Trus sempat belajar dubbing ma Mba Seila Siregar, katanya suaraku cenderung sedih, kurang power dech. Trus pernah ikut kelas kamera sama Mas Jangkung, jadi tau WB, framming, sequence, kontinuitas, gambar yang bercerita, pokoknya banyak dech. Banyak ilmu yang diperoleh disini.

Kesempatan belajar banyak hal itu tentu tak lepas dari kebijakan producer yang care, Mas Agus (bos RCD saat ini) yang memberi izin belajar asal tetap bisa bertanggungjawab dengan semua tugas di RCD. Makasih ya Bos!:)

Sepanjang sembilan bulan ini ternyata sudah cukup banyak yang kuperoleh disini, ilmu, persaudaraan, dan banyak hal. Makasih juga buat bos mas Teguh (yang sekarang jadi artisnya Kupas Tuntas TRANS7) mba Vey, mas Ferry, Neng, Rieka, Pok Tina, DiaH, Lili+K, mba Irene, Desan, uni Rina, Pink, Ika dan semua temans yang tidak dapat disebutkan satu per satu, Thanks guys :)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home